Kepala Daerah Ditangkapi KPK, Wapres JK Ingatkan Pejabat Tak Usah Lobi Anggaran ke DPR
GTOPNEWS.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan kepada
seluruh pejabat daerah mengelola anggarannya dengan baik. Dan tidak perlu melakukan
lobi – lobi kepada para anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) demi
meningkatkan anggaran dan alokasi khusus (DAK).
JK mengatakan, lobi yang dilakukan para pejabat daerah bisa berujung petaka karena bisa tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui operasi tangkap tangan (OTT). "Nggak usah lagi daerah lobi terus menerus di DPR atau di mana-mana. Ingat puluhan bupati ditangkap KPK gara-gara lobi DAK dan anggaran ke anggota DPR," kata Wapres JK di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (9/5/2019). |
|
Jika ingin lobi demi mendapatkan tambahan
anggaran DAK, semestinya menurut JK, lewat forum yang berisikan pemerintah
pusat dengan daerah.
"Jadi bicara keraslah dalam pertemuan-pertemuan menteri. Karena apabila suatu daerah ditambah, maka daerah-daerah lain dikurangi," ujar JK. Oleh karena itu, kata JK, bagi para pejabat daerah tidak perlu melobi parlemen atau ke para oknum yang menjadi calo. Pasalnya sudah banyak kepala daerah yang ditangkap KPK akibat losi seperti itu. |
"Oleh karena itu kita harapkan daerah juga menjaga
harkatnya, menjaga kedudukannya, menjaga hal-hal seperti itu. Itu harapan
saya," pinta Wapres JK. (syam/TN)
Kepala Daerah Ditangkapi KPK, Wapres JK Ingatkan Pejabat Tak Usah Lobi Anggaran ke DPR
Reviewed by samsul huda
on
May 10, 2019
Rating:

Post a Comment