Laporan Pemilihan Rektor Berbahu Korupsi Banyak Masuk ke KPK
GTOPNEWS.COM - Wakil Ketua KPK Laode
Muhammad Syarif mengatakan bahwa pihaknya menerima banyak laporan mengenai
pemilihan rektor yang berbahu korupsi. Benar tidaknya perlu diklarifikasi.
"Mengenai lapoeran itu memang perlu
diklarifikasi lagi biar lebih jelas," kata Syarif seusai acara Koordinasi
Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi di Gedung Pusat Edukasi
Antikorupsi KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).
Menurut
dia, potensi korupsi pemilihan rektor itu bisa terjadi baik perguruan tinggi di
bawah Kemenristekdikti maupun Kementerian Agama. Dalam pemilihan rektor
di Kemenristekdikti ada kuota suara untuk menteri 30 persen.
‘’Quota
ini bisa saja disalahgunakan," ujarnya. Terkait dengan hal itu, katanya,
KPK telah melakukan banyak hal. Salah satunya menjalin kerja sama mengendalikan
konflik kepentingan di perguruan tinggi. KPK juga memberikan pendidikan
antikorupsi di perguruan tinggi dan memperbaiki tata kelola perguruan tinggi itu
sendiri.
"Salah
satunya adalah tentang bagaimana memperbaiki sistem pemilihan rector,"
jelas Laode.
Ia
mengatakan, khusus untuk pemilihan rektor, KPK benar-benar sangat memperhatikan
dan sudah membahasnya dengan Menristekdikti Mohamad Nasir.
"Kami
berharap tidak akan ada lagi ke depan," kata Laode. Kasus jual beli
jabatan rektor mengemuka dalam kasus suap bekas eks Ketua Umum Partai Persatuan
Pembangunan (PPP) Romahurmuzy ( Romy). Nama Rektor UIN Jakarta Amany Lubis
sempat disebut-sebut dalam kasus jual beli jabatan saat pemilihan rektor
periode 2019-2023.
Amany
membantah bahwa untuk meraih jabatan itu telah terjadi politik uang.
Romy awalnya terjerat kasus jual beli
jabatan di Kemenag. Ia terjaring OTT bersama Kepala Kantor Wilayah Kemenag
Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten
Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi.
Dalam perkembangannya kasus jual beli
jabatan di Kemenag itu, melebar ke sejumlah pemilihan rektor di kalangan UIN.
Bahkan sebelum puasa hal itu sempat mengemuka di diskusi ILC TVONE. (syam/TN)
Laporan Pemilihan Rektor Berbahu Korupsi Banyak Masuk ke KPK
Reviewed by samsul huda
on
May 15, 2019
Rating:

Post a Comment