KPK Telusuri Dana Suap Mengalir ke DPRD untuk Pengesahan Anggaran Proyek Jalan Bengkalis
GTOPNEWS.COM - KPK akhirnya hanya memeriksa 3 orang mantan anggota DPRD Kabupaten
Bengkalis di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019). Ketiganya
diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan Duri-Sei
Pakning. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalam kasus ini, KPK
menelusuri dugaan penerimaan uang ke anggota DPRD Bengkalis untuk pengesahan
anggaran proyek itu. Maka kali ini 5 mantan anggota DPRD tersebut dipanggil
untuk diperiksa.
"Tapi yang datang hanya 3 orang. Lainnya mangkir tanpa alasan yang jelas,’’
kata Febri di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019).
Ditegaskan lagi, dalam pemeriksaan ini, penyidik mendalami keterangan saksi
dari kalangan DPRD Bengkalis terkait penerimaan uang untuk pengesahan anggaran
proyek jalan di daerah itu.
Para saksi yang diperiksa itu adalah
Nanang Haryanto, Rismayeni dan Fidel Fuadi. Mereka diperiksa sebagai saksi
untuk tersangka Bupati Bengkalis nonaktif Amril Mukminin.
Dua saksi lainnya absen yaitu Azmi R Fatwa dan Khusaini.
Dalam perkara ini, KPK menetapkan Amril Mukminin sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis. Amril diduga menerima suap Rp 5,6 miliar.
Dua saksi lainnya absen yaitu Azmi R Fatwa dan Khusaini.
Dalam perkara ini, KPK menetapkan Amril Mukminin sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis. Amril diduga menerima suap Rp 5,6 miliar.
Proyek jalan itu terdiri dari 6 paket pekerjaan pada tahun 2012 dengan
total anggaran Rp 537,33 miliar. Amril diduga menerima Rp 2,5 miliar untuk
memuluskan anggaran proyek peningkatan jalan multi years tahun 2017-2019 Duri-Sei
Pakning.
Amril diduga kembali menerima Rp 3,1 miliar pada 2017 dalam bentuk dolar
Singapura. Uang itu diduga diserahkan PT CGA.
Direktur PT Mitra Bungo Abadi Makmur alias Aan juga ditetapkan sebagai
tersangka dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan
Nyirih, Bengkalis. Makmur diduga melakukan perbuatan itu bersama M Nasir (eks
Kadis PU Bengkalis) dan Hobby Siregar (Pengusaha) yang lebih dulu menjadi
tersangka dalam kasus ini.(syam/TN)
KPK Telusuri Dana Suap Mengalir ke DPRD untuk Pengesahan Anggaran Proyek Jalan Bengkalis
Reviewed by samsul huda
on
October 11, 2019
Rating:
Post a Comment